Info&tanya jawab

Jumat, 24 Maret 2023

Rumah Tak Layak Huni, Pemerhati Hendak Bangun Rumah Bapak Thomas D. Soge

Foto: Roman Lamablawa
Aran Sina – Di bawah rimbunan pohon mente yang tumbuh di sebuah kebun, berdiri sebuah rumah sederhana yang menjadi tempat berteduh bagi Bapak Thomas D. Soge. Kondisi rumah tersebut jauh dari kata layak. Beratapkan daun lontar, berdinding seadanya, tanpa ventilasi yang memadai, dan hanya memiliki satu ruangan berukuran sekitar tiga kali tiga meter.
Di ruangan sempit itulah Bapak Thomas menjalani hari-harinya. Rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindung dan beristirahat belum mampu memberikan rasa aman dan nyaman sebagaimana mestinya. Ketika musim hujan tiba, atap daun lontar yang mulai lapuk rentan bocor. Sementara pada siang hari, minimnya sirkulasi udara membuat bagian dalam rumah terasa pengap.